alaram membentak seperti menendang telinga berbunyi sangat keras mata yang sudah agak rabun ini juga terusik lalu terbuka tangan yang di dalam selimut juga terbuka lali bergerak pelan sekali jangan sampai selimut ini terbuka kaki tidak bergerak hanya satu tangan bergerak ke samping meraba sisi kanan kepalaku ada handpone disana anak sekarang menyebutnya hp bukan lagi telepon genggam .
kulihat layarnya karena hanya ada layar tak ada tombol karena ini tahun 2018 hp dengan banyak tombol bahkan sudah jarang di jual , prmiliknya biasanya orang tua ayah dari anak yang sudah sarjana atau ibu yang sudah mengejar anak kepala 3 nya untuk memberi cucu
kulihat disana dengan mata lima persen sudah pagi atau masih malam sambil otaku berfikir kalau masih sempat aku akan merem lagi tak tega jika kasur dan selimut ini harus kehilanganku sepagi itu
aku kaget ah tidak ternyata biasa saja masih jam empat pak kyai belum jadi dosen .
aku tidur lagi hanya setengah jam saja lalu bangun dengan semangat semnagat hanya saat bangun karena yang penting adalah semangat pagi aku bergegas bangun melipat selimut unyu gambar beruangku dan mengibas rambut yang uwel uwlan tidak tau apa yang akan terjadi jika tak ku kibas ini hanya karena ibu selalu bilang " wong wedok kui nek tangi ojo ngampi kepunjulen sengege , isin nok , nek tangi langsung kebuti panggonan e rambute kebuti ben gelung " aku hanya ikut sajakarena percuma saat ada banyak petuah yang terucap seperti perintah tak akan terjawab apa yang terjadi jika tak di lakukakan hanya akan ada satu jawaban " awake dewe iki lahir ning tanah jowo , urip ning jowo golk pangan ning jowo bakal mati ning jowo , kudu nuruti leluhur melu carane leluhur supaya selamet dunyo akhirat , awake dewe urung lahir leuhur iku wis ono ning kene " aku mung mantuk karo batin "ok siyapppp
hari itu mendung dan gelap kabut membatasi jarak pandang sepeda motor yang tak kunjung lunas sudah memelas seerti tidak ingin keluar dari rumah , seperti sedang bilang " di luar becek jalan ke kantor pasti ber air , keruh , coklat , ahhhh jijik jijik " tapi aku tetap memkasa dia aku rayu dia
"ayo sayang kita jalan jalan , kita nikmati nafas dingin dan embun gelap , hujan pagi pagi itu indah "
aku panaskan dia agar kuat agar tak rusak sebelum lunas dia temanku teman terbaik yang bisa di tumpaki ngalor ngidul
aku langsung berangkat dengan jas hujan helm kaca mata tas ransel kesayanganku yang sudah mau jebol tapi tak tergantikan , pagi yang berbeda selain gelap karena kabut juga karena jalanan sepi bahkan aku bisa gas delapan pulih km/jam hingga sangat cepat sampai di kantor tidak seperti biasa yang pasti mengejar bel menjadi pejuang gerbang melawan satpam berkumis tapi tak kekar dan yang paling apik menjadi atlet lari yang di soraki suporter " ayo telat ayooo telatttt " aku sungguh bangga
hari itu mendung dan gelap kabut membatasi jarak pandang sepeda motor yang tak kunjung lunas sudah memelas seerti tidak ingin keluar dari rumah , seperti sedang bilang " di luar becek jalan ke kantor pasti ber air , keruh , coklat , ahhhh jijik jijik " tapi aku tetap memkasa dia aku rayu dia
"ayo sayang kita jalan jalan , kita nikmati nafas dingin dan embun gelap , hujan pagi pagi itu indah "
aku panaskan dia agar kuat agar tak rusak sebelum lunas dia temanku teman terbaik yang bisa di tumpaki ngalor ngidul
aku langsung berangkat dengan jas hujan helm kaca mata tas ransel kesayanganku yang sudah mau jebol tapi tak tergantikan , pagi yang berbeda selain gelap karena kabut juga karena jalanan sepi bahkan aku bisa gas delapan pulih km/jam hingga sangat cepat sampai di kantor tidak seperti biasa yang pasti mengejar bel menjadi pejuang gerbang melawan satpam berkumis tapi tak kekar dan yang paling apik menjadi atlet lari yang di soraki suporter " ayo telat ayooo telatttt " aku sungguh bangga
Komentar
Posting Komentar